5 Jenis Monitor yang Paling Sering Digunakan

Kita sering kali berhadapan dengan layar monitor, bahkan perangkat ini menjadi salah satu bagian kebutuhan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Monitor adalah sebuah perangkat keras yang memiliki fungsi sebagai output data yang telah diolah oleh CPU.

Secara umum monitor disebut juga layar pada komputer yang berfungsi untuk menampilkan data berupa teks, gambar, ataupun video. Monitor tidak dapat dipisahkan dengan komputer, karena jika monitor tidak ada maka komputer tidak dapat digunakan. Saat ini monitor memiliki bergam ukuran mulai dari ukuran 14 inch, 17inch, 19 inch, 20 inch, dan ada juga monitor yang berukuran 21 inch.

Dengan adanya monitor tersebut, maka data grafus yang berasal dari CPU dapat ditampilkan oleh komputer sehingga pengguna dapat melihatnya pada layar monitor. Setiap monitor yang ada pada komputer memiliki reslusi yang berbeda-beda tergantung dari ukuran monitor tersebut.

jenis-jenis monitor

Pada monitor dengan ukuran 20 inch biasanya memiliki resolusi sebesar 1600x1200, sedangkan pada layar dengan ukuran 17 incj biasanya memilki resolusi sebesar 1024x768. Dengan beragamnya ukuran dan jenis pada monitor, sehingga memudahkan kamu untuk menyesuaikannya dengan kebutuhan yang kamu perlukan.


Jenis-Jenis Monitor komputer

Mengingat monitor merupakan salah satu bagian penting pada komputer, untuk menambah wawasan dan sebagai sumber informasi berikut ini jenis-jenis monitor yang ada:

1. Monitor CRT

Bagi para pengguna komputer pada tahun 2000-an mungkin sudah  tidak asing dengan jenis monitor yang satu ini. Monitor CRT adalah monitor yang masih menggunakan model monitor tabung. Selain itu, monitor CRT memiliki bentuk layar sedikit cembung atau tidak datar seperti monitor pada jaman sekarang yang memiliki layar datar. 

Bisa dibilang monitor jenis CRT ini cukup tua dan mungkin sekarang sudah sangat jarang dan sudah tidak banyak yang menggunakannya. Monitor CRT sudah tidak digunakan lagi pada komputer keluaran terbaru karena teknologi yang dimiliki monitor CRT sudah tidak memadai untuk mendukung teknologi komputer pada jaman sekarang.

Cara kerja dari monitor jenis CRT yakni dengan memancarkan sinar katoda dengn kecepatan tinggi pada tabung yang hampa udara. Pancaran dari sinar katoda tersebut akan memantulkan layar yang mempunyai sifat berpendar ketika dikenakan di layar monitor.

Melalui pantulan elektron tersebut akan membentuk sebuah pola pada layar, sementara itu sinar katoda akan terus memantul sesuai dengan input yang didapatkan melalui konversi data di gital menuju satuan gelombang elektromagnetik. Sehingga dari cara kerja tersebut jenis monitor CRT menghasilkan sinar radiasi yang cukup besar.

2. Monitor LCD

Seiring dengan berkembangnya teknologi membuat teknologi pada monitor mengalami pembaruan yang semula menggunakan teknologi CRT berkembang menjadi Teknologi LCD.

Monitor LCD merupakan monitor yang disususn dengan meanfaatkan cairan kristal untuk mendapatkan kualitas warna yang lebih baik dari monitor yang menggunakan teknologi CRT. Sehingga monitor LCD memiliki varian cahaya yang lebih banya yang terdiri dari satuan pixel. Sumber cahaya pada monitor jenis ini berasal dari lampu neon berwarna putih yang berada pada bagian belakang sususan kristal tersebut.

Tentunya monitor LCD memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan jenis monitor sebelumnya mulai dari segi kualitas gambar yang ditampilkan dan juga ketajamannya. Bahkan dari segi fisik monitor jenis ini lebih tipis sehingga tidak memakan banyak ruang saat digunakan.

Dibalik kelebihannya monitor LCD juga memiliki kekurangan yaitu dari segi harganya yang masih relatif lebih mahal dan kedalaman warna yang terbatas jika dibandingkan dengan monitor jenis CRT.


3. Monitor LED

Monitor LED banyak yang beranggapan bahwa monitor jenis ini merupakan penyempurnaan dai jenis monitor LCD. Karena memiliki kualitas warna yang lebih baik dan juga lebih banyak.

Monitor LED memiliki beragam fitur dan juga fungsi yang lebih canggih daripada monitor-monitor pendahulunya. Misalnya teknologi layar sentuh, teknologi hemat daya 70%, serta kerapatan pixel yang membuat kualitas gambar menjadi lebih tajam. Bahkan jika dilihat dari segi penggunaan, monitor LED lebih tahan lama dibanding monitor jenis LCD. Selain itu, monitor jenis ini juga memiliki pencahayaan yang lebih baik.

Sehingga membuat harga monitor LED lebih mahal jika dibandingkan monitor CRT ataupun LCD.

4. Monitor Plasma

Jenis monitor yang selanjutnya yaitu monitor plasma. Monitor jenis ini merupakan penggabungan antara teknologi LCD dan CRT sehingga dapat menghasilkan kualitas gambar yang baik dan sudut penglihatan yang lebih luas. Dalam hal fisik monitor plasma memiliki fisik yang slim.

Namun, pada monitor jenis ini masih memiliki keukrangan, yaitu tingkat kontras yang sangat tinggi mencapai 10000:1. Monitor jenis ini juga menggunakan daya yang lebih besar dan suhu yang tinggi saat digunakan. Selain itu monitor plasma memiliki pixel pitch yang besar.

Jika dilihat dari cara kerjanya, monitor jenis ini memanfaatkan adanya layar datar emisi dengan sumber cahaya dari fosfor yang kemudian melepaskan muatan plasma pada dua layar datar.

5. Monitor OLED

Jenis monitor yang berikutnya yaitu monitor jenis OLED yang banyak ditemulan pada komputer keluaran terbaru.

OLED atau organic light emitting diode, adalah jenis montor yang memanfaatkan adanya semikonduktor pemancar cahaya yang terbuat dari lapisan organik. Jenis monitor OLED ini bisa dibuat dengan sangat tipis bahkan ketebalannya mencapai kurang dari 1 mm.

Dalam pembuatan monitor jenis ini membutuhkan lapisan kaca yang terbuat dari oksida timah indium yang berfungsi sebagai anodanya. Sedangkan untuk lapisan organiknya terbuat dari diamina dan pada lapisan pemancarnya terbuat dari metal kompleks seperti 8-hidroksikuinolin aluminium serta lapisan katoda.

Pada setiap lapisannya disusun dengan sedemikian rupa sehingga membuat sebuah layar. Melalui kombinsai dari setiap lapisan-lapisan tersebut akan menhasilkan kualitas dan ketaman gambar yang lebih tinggi.

Karena monitor OLED harganya masih cukup mahal, sehingga masih jarang digunakan pada komputer rumahan.

Tidak ada komentar untuk "5 Jenis Monitor yang Paling Sering Digunakan"