Tips Berinvestasi Bagi Yang Gajinya Masih UMR

Investasi tidak harus dengan modal yang besar. Asalkan mau berkomitmen untuk menyisihkan sebagian uang dari penghasilannya secara rutin, siapapun sudah bisa berinvestasi.

Sekarang ini sudah banyak pilihan instrumen investasi yang tidak memrlukan modal yang besar. Bagi Anda yang bergajih UMR (upah minimum regional) sudah bisa untuk terjun ke dunia investasi.

Jangan salah, jika dilakuakn dengan niat dan komitmen yang kuat untuk terus menyisihkan penghasilan setiap harinya, meskipun hanya dengan uang mulai Rp 5.000 sekalipun sudah bisa melakukan investasi.


Selain itu, dengan hadirnya beragam instrumen investasi sekarang ini juga semakin memudahkan bagi investor pemula. Jika tekad Anda sudah bulat untuk berinvestasi, berikut beberapa saran investasi yang menguntungkan dan mudah bagi para investor pemula dengan modal kecil.

investasi yang aman dan menguntungkan

Tips Inevastasi dengan Gaji UMR



1. Investasi reksadana

Sekarang ini nvestasi reksadana semakin diminati, khususnya bagi para milenial yang masih terbilang sebagai investor pemula. Selain tidak membutuhkan modal yang besar, risikonya juga relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan jenis investasi lainnya.

Proses pembelian reksadana juga semakin mudah. Banyak produk reksadana yang bisa dibeli secara online dengan harga mulai dari Rp 10.000.

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun atau mengumpulkan dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang sudah terkumpul, nantinya akan dinvestasikan oleh MI (manajer investasi) ke dalam beberapa instrumen investasi, seperti investasi saham, obligasi, atau deposito.

Meskipun nantinya uang yang diinvestasikan dipercayakan kepada MI, tidak serta merta membuat para investor langsung mempercayakan uang yang mereka investasikan kepada MI., karena reputasi MI sangat bergantung pada kinerja reksadana yang dikelola oleh MI tersebut.

Kinerja produk reksadana dapat dilihat dari banyak hal, mulai dari histori alias pergerakan reksadana di masa lalu dan juga faktor-faktor lainnya.

Karena itu, sebaiknya sebelum memilih produk reksadana, ada baiknya para investor untuk melakukan penilaian terlebih dahulu pada kinerja produk-produk reksadana yang sudah diincarnya.

2. Tabungan emas

Bagi investor yang menginginkan imbal dalam jangka panjang emas batangan merupakan pilihan investasi terbaik dibandingkan berinvestasi emas dalam bentuk perhiasan.

Meski harganya terbilang mahal namun Anda tidak perlu khawatir, karena saat ini sudah banyak lembaga keuangan seperti pegadaian hingga ecommerce yang menyediakan pembelian emas batangan dengan cara dicicil.

Selain melalui metode cicilan, emas dapat dimiliki dengan skema tabungan emas seperti yang ada di pegadaian. Investor bisa membuka tabungan emas denga menyetor uang mulai dari Rp 5.000 sama seperti menabung di Bank pada umumnya, dimana setoran tabungan tersebut akan langsung dikonversi emas sesuai dengan harga emas saat itu juga.

Keuntungan lainnya dari tabungan emas adalah investore tidakperlu pusing dengan penyimpanan emas. Karena emas bisa diambil kapanpun juga sesuai jumlah emas yang sudah terkumpul dari akumulasi storan tabungan.

3. Tabungan saham

Seringkali investasi saham dikaitkan dengan modal yang besar dan tingkat kesulitan yang tinggi. Hal inilah yang membuat banyak orang akhirnya merasa minder untuk terjun ke dunia investasi saham di pasar modal.

Bagi investor pemula bermodal kecil , bisa mencoba membeli saham kecil-kecilan terlebih dahulu namu dilakukan secara rutin. Istilah ini di kenal dengan istilah nabung saham. Hal ini juga yang menjadi salah satu program yang digulirkan oleh PT Bursa Efek Indonesia.

Tidak harus bermodal besar, cukuo dengan mengalokasikan dana minimal sebesar Rp 10.000 per bulan, syukur bisa lebih, seseorang sudah bisa mengoleksi saham sejumlah emitan.

Hal pertama yang perlu dilakukan bagi para investor adalah mendaftar ke perusahaan sekuritas atau broker agar bisa melakukan transaksi jual beli saham.

Setiap perusahaan sekuritas memiliki kebijakannya masing-masing dalam menentukan jumlah minimal setoran awal. Selain itu, perhatika pula biaya atau fee transaksi jual-beli yang ditetapkan oleh broker.

Sesuaikan pilihan investasi sesuai dengan kebutuhan. Namun, bagi investor pemula, ada baiknya untuk mencari prusahaan sekuritas yang membebankan biaya paling murah.

Sekarang ini, semua prosedur mulai dari pendafatran hingga transaksi saham sudah bisa dilakukan secara online.

Tidak ada komentar untuk "Tips Berinvestasi Bagi Yang Gajinya Masih UMR"

Berlangganan via Email