Apa Itu Freelance: Pengertian, Syarat, dan Cara Kerjanya

Tagline dari sebuah iklan produk "Kerja gak harus ngantor" sebetulnya dapat disematkan kepada para pekerja freelance yang biasanya mereka bekerja di rumah, cafe atau tempat tongkrongan lainnya.

Seorang pekerja freelance bekerja secara bebas tidak terikat aturan dan tempat kerja untuk menyelesaikan pekerjaannya. Mereka dapat bekerja semauanya kapanpun dimanapun asalkan pekerjaan tersebut dapat diselesaikan sesuai deadline yang sudah di tentukan.

apa itu freelance

Jadi, apa itu freelance dan freelancer ? Pada kesempatan kali ini kita akan membahas pengertian freelance, syarat, cara kerja, serta kelebihan dan juga kekurangan bekerja menjadi seorang freelancer.

Pengertian Freelance

Freelance adalah sebutan untuk seseorang yang bekerja tanpa  adanya hubungan jangka panjang dengan klien atau orang yang memberikan pekerjaan. Biasanya seorang freelanc akan bekerja seseuai proyek yang mereka dapatkan dari klien.

Contoh: Seorang klien memberikan pekerjaan kepada freelance untuk membuat sebuah website. Maka seorang freelance akan mengerjakan proyek tersebut sesuai dengan permintaan dari klien, dan jika pekerjaan selesai, maka kontrakpun selsesai.

Seseorang yang bekerja secara freelance disebut sebagai freelancer (pekerja lepas). Seorang freelancer dapat bekerja dimanapun dan kapanpun baik itu di rumah, cafe atau tempat lainnya tanpa harus pergi ke kantor.

Seorang freelancer adalah bos bagi dirinya sendiri. Seorang freelancer harus bisa mengatir waktu, resistensi, dan hal lainnya. Karena meskipun seorang freelancer itu bebas dalam bekerja, tetap ada deadline pekerjaan yang harus diselesaikan tepat waktu.

Freelancer terbagi menjadi 2 jenis, yakni freelancer full time dan freelancer pasrt time. Freelancer full time adalah seseorang yang seluruh pekerjaan dan penghasilannya berasal dari kerja freelance, sedangkan freelancer part time adalah seseorang yang bekerja freelance hanya sebagai pekerjaan sampingan untuk mengisi waktu luang dan mendapatkan penghasilan tambahan.

Contoh Kerja Freelance

Kebanyakan pekerjaan freelance dilakukan secara online atau jarak jauh, tergantung dari kesepakatan antara klien dan freelancer.

Banyak sekali contoh pekerjaan freelance, terutama yang berkaitan dengan IT dan teknologi. Berikut ini beberapa contoh bidang pekerjaan yang biasa ditekuni oleh seorang freelancer:
  • Desain Grapis (logo, produk, dll)
  • IT (programmer, web develover, dll)
  • Copywriter
  • Ghostwriter
  • Data Entry dan Data Mining
  • Konsultan
  • Penerjemah Bahasa
  • Bisnis dan Digital Marketing


Syarat Menjadi Freelancer

Semua orang bisa menjadi freelancer, hanya saja apakah ada client nantinya yang mau memberikan pekerjaan kepada Anda?

Menjadi seorang freelancer itu tidak mudah, apalagi jika kita seorang pemula. Seseorang yang terjun menjadi seorang freelancer harus memiliki portofolio yang menarik bagi para client nantinya. Setidaknya harus memenuhi beberapa persyaratan berikut ini:

1. Memiliki Keahlian dan Pengalaman

Freelancer bukanlah tempat untuk para 'pengangguran. Freelancer sukses adalah mereka yang memiliki keahlian dan juga pengalaman dalam suatu bidang. Ketika mereka memutuskan untuk terjuan menjadi seorang freelance keahlian mereka jelas dan sudah teruji.

2. Kemampuan Manjemen Waktu

Seorang freelance adalah bos bagi dirinya sendiri, meskipun mereka bebas untuk melakukan pekerjaan dimanapun dan kapanpun, namun tetap saja seorang freelance harus memiliki kemampuan untuk mengatur waktu agar pekerjaannya selsesai tepat waktu.

3. Mempunyai Komitmen dan Profesionalitas Kerja

Seorang freelance umumnya jarang bertemu dan bertatap muka secara langsung dengan clientnya, kalaupun iya hanya di awal dan beberapa momen tertentu.

Komitmen dan profesionalitas terhadap pekerjaan menjadi hal yang harus dimiliki oleh seorang freelancer. Jangan sampai kita lalai dalam mengerjakan suatu job yang telah diberikan oleh client. Bagaimanapun client tidak tahu mengenai masalah apa yang sedang dihadapi pekerjanya, yang penting bagi mereka (client) adalah pekerjaan selesai tepat waktu.

4. Fasilitas Pendukung

Salah satu kekurangan menjadi seorang freelancer adalah fasilitas pendukung, sehingga mau tidak mau kita harus mengeluarkan biaya senidri untuk peralatan yang dibutuhkan seperti komputer, jaringan interten, dan lain sebagainya.

Cara Kerja Freelance

Ada beberapa perusahaan atau client yang lebih memilih untuk mempekerjakan seorang freelance diabndingkan harus merekrut karyawan. Biasanya mereka membuaka lowongan pekerjaan baik itu melalui medis sosial ataupun situs-situs seperti projects.co.id, sribulancer, fastwork, dan lain sebagainya.

Untuk dapat menggunakan website-website tersebut kita bisa mendaftar sebagai client atau freelancer. Nantinya seorang client akan membuat job dengan mengisi judul, kategori pekerjaan, deskripsi pekerjaan dan juga bayaran atau gaji yang ditawarkan.

Setelah itu para freelancer akan melamar untuk mendapatkan job tersebut dengan melampirkan portofolio milik mereka. Client tinggal memilih siapa yang akan direkrut untuk melakukan job yang ditawarkan. Setelah client mendapatkan freelancer yang cocok, biasanya akan terjadi nego berupa detail, pekerjaan, bidding harga dan lain sebagaianya.

Pihak website berperan sebagai pihak ketiga yang menghubungkan client dan freelancer. Client akan membayarkan sejumlah uang yang disimpan oleh pihak webiste dan baru akan dibayarkan ketika pekerjaan sudah selesai dengan ptongan tertentu yang sudah ditentukan oleh pihak webiste.

Dengan cara seperti itu, semua pihak akan diuntungkan, dan kecil kemungkinan akan terjadinya kasus penipuan.

Kelebihan dan Kekurangan Freelance

Sebelum terjun mennjadi seorang freelancer, ada baiknya mempertimbangkan terlebih dahulu kelebihan dan kekurangannya. Berikut beberapa diantaranya:

1. Pendapatan

Pendapatan seorang freelancer tidak tetap atau berubah-ubah, bisa besar atau kecil tergantung dari ketersediaan job dan juga mood kita dalam mengambil dan mengerjaakn suatu proyek.

2. Jam Kerja

Enaknya menjadi seorang freelancer adalah tidak terikat dengan waktu, beda halnya dengan seorang karywan yang harus berangkat pagi pulang petang menjelang malam.

3. Waktu Luang

Dengan waktu kerja yang fleksibel, kita dapat memanfaatkan waktu tersisi untuk bercengkrama bersama keluarga, datang ke majelis ilmu, atau mempelajari hal-hal lainnya yang bermanfaat.

4. Fasilitas

Kelebihan mejadi pekerja kantoran adalah mereka disediakan fasilitas untuk menunjang pekerjaannya. Hal ini tentu saja berbeda dengan freelancer yang harus mengeluarkan modal sendiri untuk melengkapi fasilitas untuk mendukung pekerjaannya.

5. Status Sosial

Menjadi seorang freelancer biasanya bekerja dirumah terkadang membuat orang lain terutama generasi old salah paham. Bisa saja kita disangka pengangguran. Bagi sebagian orang anggapan tersebut tidak mengenakan bahkan terasa menjengkelkan.

Nah, itulah penjelasan singkat mengenai seluk beluk dunia freelancer. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Sekian dan terimakasih.

Tidak ada komentar untuk "Apa Itu Freelance: Pengertian, Syarat, dan Cara Kerjanya"

Berlangganan via Email