Pengertian Bisnis Waralaba Beserta Contohnya

Indonesia merupakan salah satu Negara berkembang yang ada di kawasan Asia khususnya Asia Tenggara. Meningkatnya peluang bisnis di Indonesia, membuat semua menjadi sangat menarik karena banyak jenis dan klasifikasi jenis usaha yang bisa di jalankan. Salah satunya adalah yang akan kita ulas pada kesempatan kali ini, yakni bisnis waralaba.

apa itu bisnis waralaba

Pengertian Bisnis Waralaba

Pengertian waralaba dalam bahasa Inggris adalah franchising dan dalam bahasa Perancis adalah franchise yang memiliki arti hak atau kebebasan. Adapaun pengertian lain waralaba yakni merupakan suatu cara atau strategi yang di bangun dengan menggunakan system, format bisnis, serta pemasaran yang memiliki tujuan untuk mengembangkan jaringan usaha untuk mengemas suatu produk atau jasa dengan jangka waktu yang telah disepakati antara pemiliki suatu merek dengan pemberian izinnya dan pihak kedua selaku pemilik bisnis.

Bisnis waralaba pertama kali diperkenalkan oleh Isaac Singer pada tahun 1850-an. Isaac Singer merupakan pembuat mesin jahit singer. Pada saat itu Isaac Singer berusaha untuk meningkatkan distribusi penjualan mesin jahitnya dengan menggunkan format bisnis waralaba. Walaupun usaha yang dilakukannya belum memperoleh kesuksesan. Namun, dikemudian hari format bisnis waralaba tersebut diikuti oleh John S Pemberton pendiri Coca Cola yang akhirnya menuai kesuksesan sebagai pewaralaba sukses dunia hingga saat ini.

Di Indonesia sendiri sistem bisnis waralaba mulai dikenal pada tahun 1950-an dengan munculnya dealer kendaraan bemotor melalui pembelian lisensi. Selanjutnya, bisnis waralaba memiliki kepastian hukum dalam menjalankan praktiknya dengan dikeluarkannya PP No. 42 Tahun 2007 tentang waralaba.

Menurut pengertiannya waralaba terbagi kedalam dua jenis, diantaranya adalah:

  • Waralaba luar negeri, merupakan jenis usaha yang dari luar negeri, contohnya adalah KFC, Pizza Hut, McDonald.
  • Waralaba dalam negeri, merupakan waralaba yang berasal dari dalam negeri, contohnya adalah Alfamart, Indomart.


Makanan ringan menjadi salah satu makanan yang paling banyak disukai oleh banyak orang. Makanan ringan sering dijadikan cemilan dalam berbagai kegiatan. Dengan meningkatnya permintaan terhadap makanan ringan, menjadi sebuah peluang usaha yang menguntungkan bagi para pelaku bisnis waralaba.

Contoh Bisnis Waralaba

Berikut ini beberapa bisnis waralaba makanan ringan yang bisa dijadikan sebagai referensi peluang usaha.

1. Aneka Olahan Kripik

Kripik merupakan salah satu makanan olahan yang banyak disukai oleh banyak orang. Selain harganya terjangkau, kripik juga memiliki rasa yang enak. Kripik juga sangat mudah ditemukan dimana-mana sehingga tidak sulit untuk mencarinya.

2. Olahan Tahu Goreng

Seperti yang kita ketahui bahwa penjualan produk tahu mengalami peningkatan. Hal ini disebabkan oleh permintaan pasar terhadap produk tahu yang meningkat. Banyak pengusaha yang memanfaatkan pelaung tersebut dengan mendirikan bisnis waralab yang produk utamanya berbahan dasar tahu, salah satunya adalah tahu bulat.

2. Kebab

Kebab sendiri merupakan makanan khas yang berasal dari timur tengah. Makanan ini kini menjadi salah satu makanan ringan yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Selain memiliki rasa yang enak, kebab juga memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi. Oleh sebab itu, bisnis waralaba makanan ringan yang satu ini menjadi yang paling banyak diminati.

Sesuai dengan pengertiannya, waralaba makanan ringan sudah sangat erat sekali hubungannya dengan kehidupan sehari-hari. Dimanapun kita berada, makanan ringan akan selalu hadir menemani segala macam kegiatan. Bisnis waralab makanan ringan ini sudah sepatutnya untuk Anda coba sebagai langkah awal untuk memanfaatkan peluang bisnis yang ada.

Tidak ada komentar untuk "Pengertian Bisnis Waralaba Beserta Contohnya"